
Sedikit membahas mengenai judul
ini ,Gugus pergi adalah gugus yang mudah putus apabila terjadi reaksi substitusi , dan kemudian di gantikan
oleh gugus dari senyawa lain ( gugus tetangga ) . .
Jika di analogikan dalam kehidupan sehari-hari , menurut saya di ibaratkan dengan kita anggap saja pada saat permainan sepak bola yang mana terjadi penggantian pemain sesuai posisi masing-masing , apabila salah satu pemain dari tim dirasakan oleh pelatih sudah tidak memungkinkan lagi untuk bermain, dalam kata lain lemah atau tidak kuat lagi maka akan di gantikan lagi oleh pemain lain sesuai dengan posisisi masing-masing ,dan tentu keputusan ini semua mutlak berada di tangan pelatih karena pelatih merasa perlu adanya tambahan pemain baru untuk membuat permainan tim lebih kuat dan kompak kembali , begitu pula dengan judul blog ini tentang gugus pergi dan pengaruh gugus tetangga . apabila terjadi suatu reaksi substitusi terhadap suatu gugus, maka gugus yang pergi akan digantikan oleh gugus yang lain yang lebih kuat dari suatu senyawa sehingga membuat senyawa tersebut tetap pada kondisi yang stabil , dan penggantian gugus yang terjadi ini harus sesuai. Jadi pergi atau putus nya suatu gugus senyawa tersebut bergantung kepada sifat senyawa itu sendiri , kuat ataupun lemah, semakin lemah sifat suatu gugus senyawa maka semakin gampang untung diputuskan dan digantikan dengan gugus senyawa lain, begitu juga dengan apabila terdapat suatu gugus yang lebih kuat dibandingkan dengan gugus senyawa tersebut maka gugus yang kuat ini akan lebih gampang menggantikan posisi atau memutuskan sehingga mampu menggantikan dari gugus senyawa tadi.
Jika di analogikan dalam kehidupan sehari-hari , menurut saya di ibaratkan dengan kita anggap saja pada saat permainan sepak bola yang mana terjadi penggantian pemain sesuai posisi masing-masing , apabila salah satu pemain dari tim dirasakan oleh pelatih sudah tidak memungkinkan lagi untuk bermain, dalam kata lain lemah atau tidak kuat lagi maka akan di gantikan lagi oleh pemain lain sesuai dengan posisisi masing-masing ,dan tentu keputusan ini semua mutlak berada di tangan pelatih karena pelatih merasa perlu adanya tambahan pemain baru untuk membuat permainan tim lebih kuat dan kompak kembali , begitu pula dengan judul blog ini tentang gugus pergi dan pengaruh gugus tetangga . apabila terjadi suatu reaksi substitusi terhadap suatu gugus, maka gugus yang pergi akan digantikan oleh gugus yang lain yang lebih kuat dari suatu senyawa sehingga membuat senyawa tersebut tetap pada kondisi yang stabil , dan penggantian gugus yang terjadi ini harus sesuai. Jadi pergi atau putus nya suatu gugus senyawa tersebut bergantung kepada sifat senyawa itu sendiri , kuat ataupun lemah, semakin lemah sifat suatu gugus senyawa maka semakin gampang untung diputuskan dan digantikan dengan gugus senyawa lain, begitu juga dengan apabila terdapat suatu gugus yang lebih kuat dibandingkan dengan gugus senyawa tersebut maka gugus yang kuat ini akan lebih gampang menggantikan posisi atau memutuskan sehingga mampu menggantikan dari gugus senyawa tadi.
Sebagai
contoh Senyawa alcohol merupakan senyawa yang memiliki gugus pergi kurang baik
sehingga sulit di substitusi untuk memutuskan ikatan hidroksilnya –OH.Gugus
fungsi yang baik adalah basa konjugasi dari asam kuat seperti Cl-,I-,Br,(CH3)2S
merupakan gugus fungsi yang baik sedangkan HO-,CH3O-,NH2,CH3 merupakan gugus
pergi yang jelek.Alkohol tidak mengalami substitusi pada larutan yang bersifat
basa ataupun netral karena suatu gugus pergi haruslah bersifat basa yang lemah
sedangkan gugus -OH pada alcohol merupakan basa kuat sehingga merupakan gugus
pergi yang jelek atau dengan kata lain tidak mudah diputuskan karena dia kuat.
Tapi walaupun demikian masih tetap terdapat cara untuk memutuskan yaitu ada
upaya yang dapat di lakukan untuk dapat mensubstitusi alcohol yaitu dengan cara
di substitusi menggunakan senyawa yang memiliki gugus pergi yang baik atau
reaktif seperti yang terdapat pada HI,HCl ataupun HBr dan dalam melakukan
substitusi di gunakan katalis yang bersifat asam seperti H2SO4 karena apabila
bersifat basa maka alcohol tidak dapat di substitusi.
Contoh reaksi:
CH3CH2CH2CH2CH2CH3-Br+ OH- menjadi CH3CH2CH2CH2CH2OH + Br-
( Br merupakan gugus pergi yang baik )
CH3CH2CH2CH2CH2-OH+Br Tidak ada reaksi
(-OH merupakan gugus pergi yang jelek)
- Dari pembahasan ini dapat saya temukan masalah mengapa begitu besar peran katalis terhadap pemutusan gugus , sehingga menyebabkan gugus itu pergi ?
mohon diberikan jawaban dari teman-teman pembaca sekalian , terima kasih . .
menurut saya jika memang katalis terlibat dalam pemutusan gugus itu dikarenakan katalis dengan memutuskan ikatan C-O (karbonil ) untuk memperoleh gugus yang lebih stabil conohnya Pada alohol seperti pada pembahasan diatas.semoga bermanfaat ...
BalasHapusMenurut saya peran katalis terhadap pemutusan gugus harus sesuai terhadap suatu senyawa itu sendiri , contoh nya seperti alkohol apabila ingin di substitusi harus digunakan katalis yang bersifat asam , karena apabila basa maka tidak akan dapat di substitusi . .
BalasHapus